Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri Saat Menulis

Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri Saat Menulis

Munculnya rasa tidak percaya diri saat menulis biasanya berkembang karena Anda baru pertama kali melakukannya. Maka untuk mengatasi hal tersebut Anda harus mulai dari diri sendiri. Menjadi penulis yang percaya diri memang membutuhkan waktu dan usaha yang lebih keras. Sehingga nantinya Anda bisa menghasilkan tulisan yang lebih berkualitas dan percaya diri dengan hasil tulisan Anda.

Tanda Skill yang Masih Kurang

Dengan munculnya rasa tidak percaya diri maka menunjukkan bahwa kemampuan Anda dalam melakukannya masih kurang. Sehingga untuk bisa meningkatkan rasa percaya diri tersebut maka Anda harus meningkatkan kemampuan yang dimiliki. Tidak hanya itu, tetapi mengembangkan pengetahuan di bidang menulis juga akan mengurangi rasa minder yang ada dalam pikiran atau perasaan Anda.

Terus Berusaha Menulis dan Menerbitkannya

Semakin banyak karya yang Anda hasilkan maka akan semakin berkurang rasa tidak percaya diri saat menulis. Maka jangan menyerah jika tulisan Anda kemudian ditolak, hal yang harus dilakukan adalah evaluasi naskah dan menulis lagi. Tidak harus dengan menerbitkan buku, tetapi Anda bisa memulai langkah ini dengan menulis puisi, artikel, atau tulisan pendek lainnya yang dimuat dalam bentuk blog. Sehingga Anda juga bisa sekaligus mendapatkan saran dan kritik serta melihat repons pembaca.

Jangan Memikirkan Soal Standar

Dalam dunia menulis hanya ada aturan standar penulisan yang harus dipenuhi, tetapi tidak ada aturan yang jelas mengenai tulisan bagus. Sehingga Anda jangan terpaku pada bagus atau tidaknya sebuah tulisan tetapi menulis saja sesuai dengan hal yang ada dalam pikiran Anda. Lepaskan semua hal yang ada dalam pikiran dan perasaan untuk membuat sebuah tulisan yang bebas dan tentunya akan terasa lebih dekat dengan pembaca.

Menjadikannya Ide Tulisan

Banyak penulis kreatif yang menjadikan keresahannya sebagai ide dalam tulisan yang dibuat. Maka Anda harus belajar untuk memanfaatkan hal tersebut sebaik mungkin. Sebuah kesedihan, keresahan, dan rasa tidak percaya diri bisa menjadi dasar bagi Anda untuk membuat tulisan yang menarik perhatian pembaca. Rasa tidak percaya diri yang muncul dalam naskah bisa saja membuatnya semakin dekat dengan pembaca karena mungkin mereka juga merasakan keresahan yang sama.

Minder dalam menulis bukan menjadi alasan bagi Anda untuk kemudian berhenti menulis. Justru hal tersebut harus menjadi semangat baru untuk bisa menghasilkan tulisan yang lebih baik lagi setiap waktunya. Jangan membiarkan rasa tidak percaya diri saat menulis menguasai dan akhirnya menghalangi kesempatan Anda untuk bisa menjadi seorang penulis besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *