5 Tips Konsisten Dalam Menulis

5 Tips Konsisten Dalam Menulis

Menulis itu kegiatan yang menyenangkan saya akan memberikan beberapa trik yang bisa Anda terapkan agar bisa konsisten dalam menulis. Apa saja”

1. Tentukan Niche Market Anda

Sebelum memula menulis, Anda harus paham siapa market Anda”, mereka tertarik dengan bahasan seperti apa”, bagaimana bahasa yang mereka gunakan”. Dengan memahami berbagai hal ini, akan memudahkan Anda untuk mulai menulis sesuai dengan yang mereka sukai

2. Perbanyak Membaca

Jika dulu baca buku pelajaran sekolah sudah merasa malas, sekarang ayo paksa diri Anda untuk rajin membaca, pastinya baca buku yang menurut Anda menarik dan relate dengan bisnis maupun hobi Anda. Dengan banyak membaca, secara otomatis akan timbul ide-ide dalam menulis.

3. Tulislah Dengan Hati

Menulis dengan hati akan mudah diterima juga di hati pembaca, karena getaran hati akan tersampaikan lewat tulisan. Saat menulis, Saya pribadi selalu meniatkan memberi dampak postif kepada pembaca dan memberikan impact, bukan image.

4. Anggap Pembaca Sebagai Teman

Jika dalam pikiran Anda berpikir, para pembaca adalah orang asing, maka yang timbul adalah rasa tidak percaya diri untuk sharing. Tapi jika Anda menganggap mereka sebagai teman, tulisan akan mengalir layaknya mengobrol santai dengan satu orang.

5. Sebutkan Kata Yang Personal

Dalam penulisan, gunakan kata yang tidak jamak saat menyebutkan pembaca, seperti kata “kamu” dan “anda”, hal itu dilakukan agar kita sebagai penulis dan pembaca terasa lebih dekat. Merasakan sensasi diajak bicara dalam tulisan.

Hal ini yang selalu Saya lakukan kepada Anda, agar terasa kita ngobrol berdua.

 

Menulis Buku Agar Diterima Penerbit

Menulis Buku Agar Diterima Penerbit

Menjadi seorang penulis buku atau novel bukanlah suatu hal yang mudah, perlu banyak usaha dan perjuangan, apalagi ketika menulis buku dan menginginkan naskah kita dapat diterima lalu”diterbitkan oleh penerbit.

1. Tentukan tema dan”genre“naskah

Tema dan”genre“adalah hal yang paling penting dalam penulisan sebuah naskah, karena kedua unsur tersebutlah yang akan”mengarahkan tujuan tulisanmu“dan apa yang ingin kamu sampaikan ke pembaca.

2. Buat kerangka tulisan

Ketika kamu ingin membuat kue, kamu pasti akan bingung jika tidak mempunyai resep, karena tidak ada”“guide”“yang menuntunmu membuat kue tersebut sampai berhasil. Begitu pula dengan menulis buku atau novel.

3. Kumpulkan referensi sebanyak mungkin

Baca, baca dan baca!”Writers are readers.“Penulis terbaik adalah seorang pembaca yang baik. Jangan sampai setiap kamu berhenti setiap menulis satu paragraf karena referensi yang kamu butuhkan belum disiapkan.

4. Kerapian naskah

Siapa yang tidak suka membaca naskah yang rapi” Setelah menulis buku atau novel, jangan lupa”review“dan edit kembali tulisanmu jika ada kesalahan ketik”(typo)”atau kalimat yang kurang enak dibaca. Ikuti aturan penerbit tujuanmu dalam format pengirimannya seperti ukuran kertas,”margin, jenis dan ukuran huruf.

5. Sinopsis yang”eye-catching

Bukan hanya foto atau gambar yang bisa membuat mata ingin melihatnya terus menerus, sinopsis juga mempunyai daya tarik yang besar agar editor menerima naskah.

Setelah melakukan semua tips menulis buku atau novel di atas, kamu bisa langsung mengirimkan naskah ke penerbit tujuanmu. Kamu bisa mengirimkannya melalui pos,”emailatau langsung di dalam website penerbit seperti Inner Child Crowdfund Publisher (ICC Publisher).

 

Cara Mengasah Bakat Menulis

Cara Mengasah Bakat Menulis

Nah, kalau kita termasuk orang yang suka menulis, atau mungkin pengin banget jadi penulis tapi nggak tahu gimana cara mengasah kemampuan itu, baca deh tips berikut ini.

  1. Rajin membaca karya-karya dari penulis hebat.

Apa pun, bisa novel, biografi, blog, buku sejarah, dll. Karena hanya dengan membaca tulisan yang bagus, kita jadi bisa tahu bagaimana cara menulis yang indah.

  1. Catat semua ide.

Jangan lupa untuk membawa agenda kecil ke mana pun kita pergi. Karena Bisa saja saat sedang nongkrong bareng sobat dan mendengar kisah cintanya, kita jadi kepikiran untuk membuat cerpen tentangnya.

  1. Menulis”dan menulis.

Cobalah untuk menulis setiap hari. Nggak usah pusing memikirkan, apakah tulisan kita jelek atau bagus. Bahkan kalau bisa sisihkan sedikit waktu dalam sehari khusus untuk menulis.

  1. Setelah kemampuan menulis kita membaik, saatnya membuat perencanaan.”

Saat ingin membuat suatu karya tulisan yang sedikit panjang, misalnya untuk mengirim artikel ke majalah atau menulis cerpen untuk mading sekolah, jangan lupa untuk selalu membuat kerangka tulisan.

  1. Baca berulang-ulang.”

Semakin sering membaca ulang tulisan yang sudah kita buat, nanti kita bisa menemukan “kelemahan” kita, dan mencari cara untuk memperbaikinya.

Mengetahui Lebih Banyak Kerja Layouter

Mengetahui Lebih Banyak Kerja Layouter

Layouter di“penerbit buku“juga menjadi mitra penting bagi seorang penulis. Masih ada korelasi antara penulis dan layouter dalam proses menerbitkan sebuah buku. Layouter akan melanjutkan kerja editor atau proofreader setelah melakukan penyuntingan. Dalam hal ini ia juga akan bekerjasama secara langsung dengan penulis. Seperti nama pekerjaannya, layouter dapat diartikan sebagai seseorang yang mengatur layout atau tata letak.

Bekerja sebagai layouter di”penerbit buku”membutuhkan kreativitas tinggi. Layouter seringkali bekerja dengan tenaga dan waktu yang ekstra untuk mendesain. Ia dituntut mengerjakan”cara membuat”buku“dengan”berpikir, banyak mencoba, serta menggeser kursor ke sana-ke mari untuk membuat tampilan buku yang tepat saat disajikan. Ia juga perlu mengetahui konsep dan isi dari desain yang dikerjakannya. Selain itu, tambahan untuk mencari gambar atau ilustrasi yang sesuai dengan isi buku menjadi satucara membuat buku”yang mereka lakukan.

 

Cara Menumbuhkan Minat Membaca

Cara Menumbuhkan Minat Membaca

Jadi, salah satu cara (paling) sederhana untuk meningkatkan kemajuan bangsa ini dapat dimulai dari satu hal: membaca. Bagaimana cara menumbuhkan minat baca agar kita selalu senang dan ketagihan membaca”

  1. Mengalokasikan Waktu Khusus untuk Membaca

Awalnya dulu saya tidak suka membaca, sampai akhirnya saya menerapkan 10-15 menit membaca buku apapun setiap hari yang akhirnya sampai sekarang ini menjadi kebiasaan baik saya. Hal ini mungkin juga bisa Anda coba, yaitu memulai untuk membaca setiap hari, 10-15 menit saja secara konsisten kemudian setiap bulannya Anda tambah sedikit demi sedikit dan sekarang saya bisa membaca buku hingga satu atau dua jam setiap harinya.

  1. Membeli Buku Setiap Minggu

Korbankan uang saku Anda untuk membeli buku-buku berkualitas atau”recommended”setiap pekannya, terlepas Anda akan membacanya atau tidak. Dengan membeli buku terus menerus, mau tidak mau Anda pun akan “dipaksa” untuk membaca (karena kalau ga dibaca sayang).

  1. Manfaatkan Waktu Menunggu

Waktu menunggu bisa dimanfaatkan untuk menumbuhkan kebiasaan membaca. Waktu menunggu dapat ditemui saat kita menunggu bis, sedang ada di angkot, menunggu seseorang untuk bertemu, atau apapun.

  1. Saat Istirahat atau Sebelum Tidur

Ini juga bisa dilakukan jika ternyata selama waktu Anda sangat sibuk dan penuh dengan aktivitas. Gunakan waktu istirahat Anda dengan membaca, atau rutinkan membaca buku walaupun sedikit sebelum Anda tidur.

  1. Membuat Target Membaca

Anda punya rencana membaca” Rencana membaca adalah target atau daftar buku apa yang harus ditamatkan untuk dibaca pada minggu atau bulan ini. Saya punya target bahwa setiap bulannya saya menamatkan (menamatkan loh ya, bukan hanya sekedar membaca) sekitar 3-5 buku di luar buku kuliah yang kemudian di resume atau dibuat ringkasannya.

Menurut saya, sangat tidak ada ruginya kita menjadi seorang yang sangat senang dengan membaca. Benar-benar tidak ada ruginya. Tidak perlu takut menjadi orang yang”introvert,”kaku, atau malah terkesan aneh karena kita kutu buku. Justru orang-orang yang saya kenal, yang kebiasaan membacanya kuat menjadi seorang yang sangat supel, hangat, dan nyambung dengan apapun yang dibicarakan.

 

Lima Cara Membuat Buku Berkualitas

Lima Cara Membuat Buku Berkualitas

Buku menjadi sumber ilmu pengetahuan. Berikut lima jurus cara membuat buku berkualitas.”Cara membuat buku dilakukan”lima”tahap. Kelima”tahap tersebut meliputi prewriting, drafting, penulisan, revisi dan penerbitan. Berikut ulasannya.

  1. Prewriting

Prewriting merupakan tahap mempersiapkan ide yang hendak di tulis. Mempersiapkan ide dan gagasan sebagai rambu-rambu dan menentukan jalur arah pembahasan buku akan ditulis.

  1. Drafting

Drafting merupakan tahap gaya bebas kita menulis. Di tahap ini, kita bebas menulis sebebas-bebasnya. Menulis tanpa beban, menulis yang mengesampingkan beberapa aspek seperti aspek EYD, typo ataupun ketidaksesuaian kalimat. Prinsip dari proses drafting adalah mengutamakan kreativitas penulis.

  1. Revisi

Ketika tahap prewriting dan drafting selesai masuk ketahap revisi. Tahap ini penulis melakukan editing draft pertama. Jika tahap drafting penulis dibebaskan mengabaikan aturan seperti EYD, typo dan struktur kalimat, di tahap revisi memperhatikan EYD, typo dan struktur kalimat. Termasuk memperhatikan diksi yang dipilih.

  1. Editing

Tahap editing dapat dilakukan oleh editor. Kenapa tidak penulis yang melakukannya” Ketika penulis melakukan proses editing kembali, ada titik jenuh dan hasil editannya bersifat subjektif. Sebaliknya, ketika draf 1 dan hasil revisi dari pihak penulis dikoreksi oleh orang lain (editor) subjektifitasnya lebih kecil.

  1. Publishing

Setelah tahap editing selesai, tahap selanjutnya adalah tahap publishing. Cara menerbitkan buku ada beberapa cara, bisa diterbitkan secara mayor, minor ataupun indie. U Penerbitan secara indie dapat dilakukan secara PoD. Berikut”cara membuat buku“secara PoD.

 

Lima Manfaat  Menulis Untuk Anak Muda

Lima Manfaat Menulis Untuk Anak Muda

Lima Manfaat “Menulis Untuk Anak Muda

Selain menyalurkan khayalan anak muda dalam bentuk positif, terdapat banyak manfaat menulis lainnya. Manfaat itu seperti:

  1. Media Penghapus Stress.

Tekanan beban pelajaran di sekolah, masalah dengan sahabat atau teman hingga persoalan dengan saudara atau orang tua kadang menimbulkan tekanan pada anak. Tidak setiap anak mampu mengungkapkan masalahnya dengan baik. Nah, di sini lah peran menulis. Perasaan anak muda “akan lebih lega setelah selesai menulis.

  1. Belajar Mengeluarkan Pendapat dengan Cara Bijak.

Dengan menulis, Anak muda “juga berlatih menyunting tulisannya sendiri. Tulisan yang telah dituangkan dapat ditulis ulang lagi hingga mendapatkan bentuk kalimat yang pas. Beda dengan berbicara yang setelah terucapkan tidak” bisa ditarik kembali.

  1. Belajar Merangkai Kata.

Berawal dari satu dua kata. Misalnya: Aku sedih. Dia payah. Nanti kalimat tersebut bisa berkembang menjadi: Aku sedih karena temanku nakal. Dia tak sebaik yang kukira.

  1. Menjadi Bekal buat Masa Depan.

Ya, tidak ada satu profesi pun di dunia yang tidak butuh menulis. Jika anak muda sudah terbiasa menulis mereka akan sangat tertolong saat harus menulis tugas sekolah, makalah atau skripsi saat sudah kuliah kelak.

  1. Menambah Ilmu dan Wawasan.

Anak yang suka menulis biasanya akan suka membaca. Dengan menggabungkan dua kemampuan ini, otomatis ilmu dan wawasan anak juga akan berkembang.

 

Cara Menghilangkan Kebosanan Saat Menulis

Cara Menghilangkan Kebosanan Saat Menulis

Bagaimanapun juga yang namanya kehidupan itu pasti ada “titik jenuh”, yaitu jenuh(bosan)dalam mengerjakan sesuatu yang sama terus. Apapun yang kita kerjakan didunia ini, kalau dikerjakan setiap hari tak pernah libur, maka pastinya akan mengalami kebosanan..

Untuk itu saya akan berikan tips mudah untuk mengatasi rasa bosan dalam menulis. Sebenarnya sih ada banyak tipsnya, tapi saya tuliskan 3(tiga) tips saja yang sangat penting untuk mengatasi rasa bosan menulis. Yuk kita bahas satu persatu tipsnya.

  1. MEMBACA BUKU

Kalau kamu saat ini sedang bosan menulis, maka nikmati saja kebosananmu itu. Terimalah rasa bosan menulis itu dengan hati ikhlas dan damai. Setelah kamu sudah bisa menerima rasa bosan menulis tersebut dengan hati damai, maka langkah selanjutnya adalah lakukan tindakan selain menulis. Yang paling bagus adalah melakukan tindakan membaca buku.

  1. MENONTON FILM

Kalau kamu tak suka membaca buku, maka cobalah tonton film-film kesukaanmu. Boleh film jadul/lama, boleh juga film2 yang baru. Menonton film akan membuatmu menjadi lebih santai dan lebih fresh/bugar pikiranmu.

  1. TIDURLAH

Loh kok disuruh tidur”” ya tidurlah, karena tidur adalah cara istirahat yang paling baik untuk memulihkan stamina tubuh kamu. Setelah seharian kamu sibuk dengan pekerjaan atau kegiatanmu disiang hari, maka tubuh kamu pasti akan mengalami kelelahan. Dan obat yang paling bagus untuk memulihkan tenaga kamu adalah dengan tidur. Bagaimanapun juga tubuh kamu perlu dijaga kesehatannya, dan cara menjaganya salah satunya adalah dengan istirahat tidur.